Rıskı Ramadhan
11 Juni 2018•Update: 12 Juni 2018
Sertac Bulur
ANKARA
Pasukan keamanan melumpuhkan 69 teroris dalam operasi anti-teror di seluruh Turki selama satu pekan terakhir, ungkap Kementerian Dalam Negeri Turki pada Senin.
Kementerian Dalam Negeri Turki dalam sebuah pernyataan mengungkapkan bahwa Angkatan Bersenjata Turki didukung angkatan darat dan udara telah melakukan 1.683 operasi anti-teror di seluruh Turki selama 4-11 Juni.
Menurut keterangan kementerian, 40 dari teroris tewas, 17 teroris ditangkap, dan 12 lainnya menyerahkan diri kepada pihak berwenang.
Selama operasi-operasi tersebut, 234 orang ditangkap karena diduga membantu dan bersekongkol dengan kelompok teroris PKK, sementara 37 orang lainnya ditangkap karena diduga memiliki hubungan dengan kelompok teroris Daesh.
Selain itu, 492 orang juga ditangkap karena diduga memiliki kaitan dengan Organisasi Teror Fetullah (FETO), kelompok di balik upaya kudeta yang menewaskan 250 orang dan melukai hampir 2.200 pada Juli 2016.
Terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS, dan Uni Eropa, PKK bertanggung jawab atas kematian sekitar 40.000 orang sejak pertengahan 1980-an.
Pasukan keamanan juga menghancurkan 12 tempat persembunyian, termasuk beberapa gua dan delapan bahan peledak rakitan dalam operasi di provinsi Bitlis, Diayrbakir, dan Van di bagian timur dan tenggara Turki, kata pernyataan itu.
Selain itu sebanyak 26 granat, 24 senjata berbagai jenis dan 4.320 butir amunisi juga berhasil disita.