20 Juni 2018•Update: 21 Juni 2018
Burcu Calik
ANKARA
Turki akan terus menyerang tempat persembunyian utama teroris PKK di Qandil, Irak utara, ujar Presiden Recep Tayyip Erdogan, Selasa.
"Kami telah menghancurkan dan akan terus menghancurkan kubu organisasi teroris [PKK] separatis di Qandil," kata Erdogan dalam kampanye Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) di provinsi selatan Adana.
Serangan udara dengan target PKK di Irak utara telah dilakukan secara intensif sejak Juli 2015. Saat itu, PKK kembali melakukan kampanye bersenjata selama beberapa dekade.
Dalam beberapa hari terakhir, para pejabat Turki telah menyarankan bahwa wilayah Qandil di Irak utara dekat perbatasan Iran - di mana kelompok teroris memiliki kantor pusatnya - menjadi target operasi masa depan.
PKK terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki serta AS dan Uni Eropa.
Dalam kampanye terornya melawan Turki, PKK telah menewaskan lebih dari 40.000 orang, termasuk wanita dan anak-anak.