Fatih Hafiz Mehmet
19 Januari 2018•Update: 19 Januari 2018
Fatih Hafiz Mehmet
ANKARA
Langkah Turki untuk melindungi keamanan nasionalnya bisa dipastikan bukan untuk melawan Kurdi Suriah, kata juru bicara kepresidenan Turki, Kamis.
Ibrahim Kalin mengatakan bahwa Turki akan mengambil tindakan untuk melindungi keamanan nasionalnya tanpa memerlukan izin dari siapapun.
"Saya ingin menegaskan sekali lagi bahwa langkah-langkah yang diambil Turki untuk melindungi keamanan nasionalnya sendiri di Afrin, Manbij, Jarabulus ataupun di tempat lain [di Suriah] jelas bukan perlawanan ke Kurdi Suriah," tegas Kalin.
Sebuah operasi di Afrin - wilayah yang berbatasan dengan provinsi Hatay dan Kilis di Turki - akan dilaksanakan menyusul keberhasilan Operasi Perisai Eufrat di utara Suriah, yang berakhir pada Maret 2017.
Rezim Assad menyerahkan Afrin ke PYD/PKK tanpa pertempuran, dan saat ini ada sekitar 8.000-10.000 teroris di wilayah tersebut
Setelah Turki mengeluarkan peringatan mengenai keberadaan teroris di Afrin, teroris kini bersembunyi di tempat penampungan ataupun terowongan di daerah permukiman.
PYD/PKK adalah cabang kelompok teroris PKK di Suriah, yang telah didaftarkan sebagai organisasi teroris oleh Turki, Amerika Serikat, dan Uni Eropa.
Sejak pertengahan 1980-an, PKK telah melancarkan serangkaian kampanye teror ke Turki, yang telah menewaskan sekitar 40.000 jiwa.