Emin Avundukluoglu
24 November 2017•Update: 24 November 2017
Emin Avundukluoglu
ANKARA
Menteri Kehakiman Turki Abdulhamit Gul mengatakan Turki sejauh ini telah mengirim tujuh permintaan ekstradisi pemimpin Organisasi Teroris Fetullah (FETO) Fethullah Gulen kepada Amerika Serikat.
Sebelum Komite Perencanaan dan Anggaran parlemen di Ankara, Gul di hadapan anggota parlemen mengatakan bahwa Turki terus melanjutkan upaya untuk mengembalikan Gulen dari AS.
Dia menyatakan proses peradilan terhadap Gulen di Turki juga terus berlanjut.
Sejak 3 November 2017, "sudah tujuh permintaan ekstradisi dan satu permintaan penangkapan sementara [untuk Gulen] telah dikirim ke AS," kata Gul, Kamis.
Gul menambahkan, mengharapkan ekstradisi Gulen adalah hak sah negara dan masyarakat Turki berdasarkan hukum internasional dan kesepakatan bilateral.
"Jika langkah yang diperlukan tidak diambil dalam masalah ini, itu berarti melindungi orang yang bersalah,” tegas Gul.
Gulen telah menjadi penduduk negara bagian Pennsylvania, Amerika Serikat sejak beberapa dekade silam.
Dia memimpin Organisasi Teroris Fetullah (FETO) dengan membuah basis utama di AS.
Fetullah Gulen, melakukan upaya kudeta yang berhasil digagalkan pada tanggal 15 Juli 2016.
Kudeta itu menyebabkan 250 orang tewas dan hampir 2.200 orang terluka.
Pelaku serangan teroris terhadap demokrasi Turki juga pernah mencoba membunuh Presiden Turki, membom parlemen Turki, warga sipil serta sejumlah bangunan pemerintah.
FETO juga diduga berada di balik kampanye jangka panjang untuk menggulingkan pemerintahan melalui infiltrasi institusi-institusi Turki, khususnya militer, kepolisian, dan kejaksaan.