Rhany Chairunissa Rufinaldo
16 Oktober 2018•Update: 17 Oktober 2018
Muhammet Emin Avundukluoglu
ANKARA
Wakil ketua parlemen Turki meminta Rumania untuk mengambil tindakan yang diperlukan terhadap Organisasi Teror Fetullah (FETO), kelompok di balik kudeta yang dikalahkan pada 15 Juli 2016 di Turki.
Levent Gok bertemu Perdana Menteri Rumania Viorica Dancila di ibu kota Ankara.
Gok mengingatkan kembali persahabatan antara kedua negara dan mengatakan bahwa Turki adalah salah satu negara pertama yang secara resmi mengakui Rumania pada 1878.
Dia juga menekankan perjuangan Turki melawan FETO, mengatakan "Rumania harus melakukan apa yang diperlukan terhadap organisasi teroris ini."
Setelah pertemuan itu, Gok dan Dancila mengunjungi bagian-bagian parlemen yang dibom saat kudeta.
FETO dan pemimpinnya di AS, Fetullah Gulen mengatur kudeta yang dikalahkan pada 15 Juli 2016, yang menewaskan 251 orang dan melukai hampir 2.200 orang.
Ankara juga menuduh FETO berada di belakang kampanye jangka panjang untuk menggulingkan negara melalui infiltrasi institusi Turki, khususnya militer, polisi, dan peradilan.