Adelline Tri Putri Marcelline
16 Juli 2021•Update: 17 Juli 2021
JAKARTA
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas meminta masyarakat untuk tidak mudik saat hari raya Iduladha yang jatuh pada Selasa 20 Juli.
Yaqut juga meminta masyarakat membatasi mobilitas saat Iduladha menyusul aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.
Imbauan Yaqut ini disampaikan lantaran kasus positif Covid-19 terus meningkat tajam.
“Kami minta masyarakat bersabar dan tidak mudik Iduladha tahun ini. Lindungi diri, keluarga dan orang di sekitar kita dari bahaya virus Covid-19," kata dia dalam keterangan tertulis, Jumat.
Mudik Iduladha dalam kondisi pandemi, menurut dia berpotensi membahayakan jiwa dan bisa menjadi sarana penyebaran Covid-19.
Oleh karena itu dia meminta agar masyarakat tetap di wilayahnya masing-masing.
“Larangan mudik Iduladha karena pemerintah ingin melindungi seluruh warga negara agar terjaga dari penularan Covid-19," ucap Yaqut.
Sebelumnya, Indonesia kembali mencatat rekor kasus harian Covid-19 tertinggi sebanyak 56.757 pada Kamis.
Ini merupakan hari keempat secara berturut-turut Indonesia mencatat rekor di tengah lonjakan kasus akibat varian Delta.
Menurut data yang dirilis Kementerian Kesehatan, total kasus seluruhnya menjadi 2.727.803.
Kasus meninggal bertambah 982, sehingga totalnya mencapai 70.192.