Pizaro Gozali Idrus
10 November 2020•Update: 12 November 2020
JAKARTA
Muhammadiyah, organisasi Islam terbesar Indonesia, pada Selasa menyerahkan bantuan pendidikan bagi para korban bencana gempa di Izmir, Turki.
Ketua Muhammadiyah Aid Wachid Ridwan menyampaikan bantuan tersebut berupa 50 tablet android bagi anak-anak terdampak gempa yang tinggal di pengungsian.
Hal ini, kata Ridwan, dilakukan guna mendukung program bantuan pemberian tablet Pemerintah Daerah Bornova untuk menyuksekan pembelajaran daring bagi 500 anak di pengungsian.
“Bantuan ini bukti kepedulian dan kecintaan warga Muhammadiyah kepada Turki yang diterpa musibah, juga demi kemanusiaan dan ikatan persahabatan kedua bangsa,” ujar Ridwan dalam pernyataannya kepada Anadolu Agency.
Mustafa İduğ selaku Pimpinan Pemerintah Daerah Bornova yang menerima bantuan tersebut memuji bantuan dari ormas Islam Indonesia ini.
Menurut İduğ, Indonesia dan Turki merupakan negara yang memiliki tingkat kerawanan sama dalam hal bencana gempa.
“Kita harus bersama-sama saling membantu dalam antisipasi kebencanaan. Kami sangat berterima kasih dan menyambut baik bantuan tersebut,” ucap İduğ.
Program Muhammadiyah Aid dilaksanakan oleh Pengurus Cabang Istimewa Muhammadiyah Turki berkolaborasi dengan Perhimpunan Pelajar Indonesia wilayah Bursa dan Izmir yang telah turun langsung ke Aşık Veysel Park, tempat pengungsian terbesar, guna memberikan bantuan dana kepada korban terdampak gempa.