Pizaro Gozali İdrus
25 April 2019•Update: 26 April 2019
Pizaro Gozali
JAKARTA
Pemerintah menargetkan peningkatan indeks kepuasan haji untuk tahun ini sebesar 85.3 atau meningkat 0,7 poin dari tahun 2018 sebesar 85.23.
Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Nizar Ali mengatakan tantangan meningkatkan indeks kepuasan haji berada pada jumlah petugas.
Menurut Nizar, Indonesia memperoleh tambahan kuota 10 ribu, tetapi kuota petugas haji tidak bertambah.
Untuk itu, kata dia, Kementerian Agama dan DPR menyepakati tambahan 125 kuota petugas bagi 10 ribu jemaah baru.
“Langkah ini harus diambil, karena tidak mungkin jemaah haji kuota tambahan berangkat tanpa didampingi petugas kloter,” ujar Nizar dalam keterangan resminya pada Kamis.
Selain petugas haji, bus salawat merupakan layanan unggulan, karena mulai tahun ini transportasi itu akan melayani seluruh rute termasuk jamarat.
Nizar menambahkan layanan hotel di Madinah pada tahun ini akan lebih banyak menggunakan sistem sewa full musim.
"Lalu tenda di Arafah yang tahun sebelumnya tidak menggunakan AC, tahun ini Alhamdulillah ada setelah kita berhasil negosiasi," ujar Nizar.
Selain itu, kata Nizar, tahun ini jamaah haji dari seluruh embarkasi dapat menikmati fasilitas fast track di mana jamaah tidak lagi direpotkan dengan proses imigrasi dan pengurusan bagasi.