İqbal Musyaffa
02 Oktober 2019•Update: 03 Oktober 2019
JAKARTA
Komitmen Indonesia dalam mengatasi sampah plastik mendapat apresiasi Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai rekor dunia dalam pelaksanaan gerakan bersih laut dan pantai.
Gerakan bersih laut dan pantai serentak di 228 lokasi yang melibatkan masyarakat sekitar pada tanggal pertengahan bulan lalu mendapatkan apresiasi pada pertemuan The 12th Cooperation Forum (CF) di Semarang Jawa Tengah, Selasa.
Tercatat sebanyak 129 orang delegasi yang berasal dari sembilan negara dan tujuh organisasi hadir pada pertemuan tersebut.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa isu pengurangan sampah plastik menjadi salah satu prioritas utama yang menjadi perhatian di dunia maritim Indonesia,” ujar Direktur Jenderal Perhubungan Laut, R. Agus H. Purnomo, Rabu.
Agus menambahkan komitmen Indonesia dalam mengurangi sampah plastik ditunjukkan dengan keterlibatan pada forum-forum Internasional yang membahas mengenai penanggulangan dan pengurangan sampah plastik.
Pada level ASEAN, Indonesia mendukung terwujudnya Deklarasi Bangkok tentang Penanggulangan Sampah Laut di Wilayah ASEAN yang diadopsi oleh negara-negara ASEAN pada Pertemuan ASEAN Summit ke-34 di Thailand pada 22 Juni 2019.
Sedangkan di tingkat global, Indonesia mengusulkan sebuah resolusi pada Pertemuan UNEA ke-4 untuk mendirikan Regional Capacity Center for Clean Seas (RC3S) di Bali, dan juga mengusulkan kepada IMO untuk memiliki Marine Litter Action Plan.