Yunus Kaymaz
14 Desember 2017•Update: 14 Desember 2017
Yunus Kaymaz
ISTANBUL
Pejabat Rusia akan menemui perwakilan dari Komite Olimpiade Internasional (IOC) pada Jumat untuk membahas rincian mengenai cara agar atletnya bisa berpartisipasi dalam Olimpiade 2018.
Menurut pernyataan yang dirilis Komite Olimpiade Rusia, pertemuan itu akan digelar di Swiss.
Pertemuan ini dilakukan menyusul keputusan Olimpiade pekan lalu yang mencoret atlet Rusia dari daftar partisipan karena kedapatan menggunakan doping yang disponsori negara.
Dalam penyelidikan yang telah berlangsung selama tiga tahun, panitia menyatakan bahwa sebelum dan selama Olimpiade Sochi 2014 berlangsung, 1.000 atlet dinyatakan positif mengonsumsi doping.
Panitia kemudian melarang atlet Rusia untuk berpartisipasi dalam Olimpiade Musim Dingin 2018 di bawah bendera nasional mereka, dan memperbolehkan atlet yang dinyatakan bersih dari doping untuk berpartisipasi di bawah bendera netral dan tidak mewakili Rusia, di bawah nama Atlet Olimpiade dari Rusia (OAR).
Kasus doping ini juga menyebabkan mantan Menteri Olahraga Rusia Vitaly Mutko dan wakilnya Yuri Nagornykh dilarang untuk berpartisipasi dalam Olimpiade yang akan datang, serta penangguhan keanggotaan Presiden Komite Olimpiade Rusia Alexander Zhukov dalam jajaran IOC.
Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut larangan bagi atlet Rusia sebagai keputusan yang tidak adil, sekaligus membantah tuduhan adanya program doping yang didanai negara.
Putin mengatakan bahwa atlet Rusia akan berlaga sebagai individu netral.
Olimpiade 2018 akan digelar Februari mendatang di Pyeongchang, Korea Selatan.