Shenny Fierdha Chumaira
02 Mei 2018•Update: 03 Mei 2018
Shenny Fierdha
JAKARTA
Kepolisian Negara Republik Indonesia membagi area pengamanan Asian Games 2018 Jakarta dan Palembang menjadi empat klaster berbeda.
Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Tito Karnavian menerangkan bahwa tiga klaster berada di Jakarta dan sekitarnya, sementara satu klaster lagi berada di Palembang, Sumatera Selatan.
"Klaster satu melingkupi komplek Stadion Gelora Bung Karno dan sekitarnya, termasuk kawasan Pondok Indah yang digunakan sebagai venue pertandingan golf," jelas Tito dalam acara diskusi mengenai persiapan menjelang Asian Games 2018 yang digelar di Hotel Le Meridien, Jakarta, Rabu.
Klaster dua, lanjut dia, mencakup area Jakarta International Expo Kemayoran dan sekitarnya termasuk Taman Mini Indonesia Indah dan Velodrome, sementara klaster tiga ialah provinsi luar Jakarta yakni Jawa Barat dan Banten yang beberapa daerahnya digunakan untuk venue pertandingan.
Terakhir, klaster keempat fokus pada pengamanan di Jakabaring Sport City, Palembang.
Ribuan personel dari empat Kepolisian Daerah (Polda) yakni Polda Metro Jaya, Polda Jawa Barat, Polda Banten, dan Polda Sumatera Selatan juga akan dikerahkan untuk mengamankan puluhan venue pertandingan, venue latihan, dan penginapan atlet.
Kejahatan konvensional seperti copet dan jambret juga menjadi perhatian polisi.
"Pekan lalu, kita melakukan operasi premanisme dan kejahatan jalanan di Jakarta dan Palembang," ucap Tito.
Seluruh rangkaian operasi keamanan tersebut dirangkum dalam Operasi Among Raga yang akan dilangsungkan selama pelaksanaan Asian Games.
Dia juga memastikan bahwa polisi akan memberikan pengawalan kepada rombongan atlet dari dan ke venue pertandingan agar tidak terlambat.
Sekitar 45 negara termasuk Indonesia akan mengikuti Asian Games 2018 yang digelar di Jakarta dan Palembang dari 18 Agustus sampai 2 September.