Emin Avundukluoglu
16 November 2021•Update: 18 November 2021
ANKARA
Pasukan keamanan Turki telah melumpuhkan 32.901 teroris di Turki, Irak, dan Suriah utara sejak 24 Juli 2015, kata menteri pertahanan negara itu, Selasa.
Berbicara kepada komite perencanaan dan anggaran parlemen Turki, Hulusi Akar mengatakan 2.426 teroris telah dilumpuhkan tahun ini sejauh ini.
Pihak berwenang Turki menggunakan istilah "melumpuhkan" untuk menyiratkan teroris yang bersangkutan menyerah atau dibunuh atau ditangkap.
Sejak 2016, Turki telah meluncurkan trio operasi anti-teror: Perisai Eufrat (2016), Ranting Zaitun (2018), dan Mata Air Perdamaian (2019).
Ketiga operasi itu berhasil mencegah pembentukan koridor teror dan memungkinkan penyelesaian damai penduduk.
Dalam lebih dari 35 tahun kampanye terornya melawan Turki, PKK – yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS, dan Uni Eropa – telah bertanggung jawab atas kematian sedikitnya 40.000 orang, termasuk wanita, anak-anak, dan bayi. YPG adalah cabang PKK di Suriah.
Akar mengatakan Turki selalu menanggapi Yunani mengikuti norma-norma diplomatik tentang masalah Mediterania Timur "terlepas dari segala macam tindakan Yunani yang tidak adil dan melanggar hukum."
Menteri mengatakan Turki akan terus melindungi hak-hak Siprus Turki di Mediterania Timur.
“Kami bertekad dan mampu melindungi hak dan kepentingan kami serta TRNC (Republik Turki Siprus Utara),” katanya.