JAKARTA
Departemen Kesehatan Filipina melaporkan penambahan kasus Covid-19 sebanyak 9.628 kasus pada Senin, sehingga total infeksi menjadi 945.745.
Filipina juga mencatat penambahan 9.266 pasien sembuh, sehingga total menjadi 788.322.
Selain itu, Filipina turut melaporkan 88 pasien meninggal dalam 24 jam terakhir.
Total kematian akibat Covid-19 di Filipina kini menjadi 16.048 kasus.
Dengan tambahan data ini, Filipina mencatat kasus aktif Covid-19 mencapai 141.375 atau 14.9 persen dari total infeksi.
Filipina juga memutuskan untuk melanjutkan penggunaan vaksin Covid-19 AstraZeneca untuk warga berusia di bawah 60 tahun.
Departemen Kesehatan Filipina menyetujui rekomendasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Filipina untuk terus menggunakan suntikan AstraZeneca.
“Berdasarkan rekomendasi FDA, kami akan melanjutkan penggunaan [vaksin] atas rekomendasi para ahli karena manfaatnya lebih besar daripada risikonya,” kata Wakil Sekretaris Departemen Kesehatan Maria Rosario Vergeire dalam briefing harian.
Vergeire mengatakan Departemen Kesehatan akan mengeluarkan pedoman untuk memasukkan tindakan pencegahan tambahan yang harus diambil saat memberikan suntikan.
Pada 8 April lalu, Departemen Kesehatan dan Badan Pengawas Obat dan Makanan Filipina menangguhkan penggunaan vaksin Covid-19 AstraZeneca untuk warga di bawah 60 tahun menyusul laporan pembekuan darah.
Penangguhan sementara dilakukan setelah European Medicines Agency merekomendasikan memasukkan pembekuan darah sebagai efek samping langka dari vaksin AstraZeneca.
Filipina sejauh ini telah menerima 526 ribu dosis awal vaksin yang dikembangkan oleh AstraZeneca melalui Fasilitas Covax.
news_share_descriptionsubscription_contact


