Muhammad Nazarudin Latief
14 April 2020•Update: 14 April 2020
JAKARTA
Vietnam mengkonfirmasi tidak ada penambahan kasus baru Covid-19 dalam 24 jam, dengan total kasus secara nasional mencapai 265 pasien.
Lebih dari setengah pasien tersebut sudah mendapatkan perawatan dan diperbolehkan pulang, menurut vietnamnews.vn, Selasa.
Pasien terakhir yang meninggalkan rumah sakit adalah seorang pria berusia 74 tahun dari Inggris yang datang ke Vietnam bersama istrinya bulan lalu, rilis media tersebut.
Dia dinyatakan positif terinfeksi virus korona, ungkap vietnamnews.vn.
Pada 27 Maret ketika dirawat di Rumah Sakit Nasional Penyakit Tropis, dia menderita gagal pernapasan parah dan dikirim ke unit perawatan intensif dengan menggunakan ventilator.
Dokter berjuang selama seminggu karena kesehatan pria itu memburuk dengan cepat.
Pada 5 April dia mulai merespons pengobatan dan mulai bernafas tanpa bantuan tabung oksigen.
Dua tes selanjutnya pada 8 dan 10 April dia dinyatakan negatif dan bisa pulang.
“Kami ke Rumah Sakit Penyakit Tropis Nasional ketika saya batuk dan mengalami masalah pernapasan, kata istri pasien, seperti dikutip vietnamnews.vn.
Tetapi setelah masa pengobatan, kata media tersebut, sang istri menjalani tiga tes dengan hasil negatif untuk SARS-CoV-2 dan telah pulih.
“Ketika saya mengetahui bahwa suami saya berada di unit perawatan intensif, saya tahu dia berada dalam kondisi yang sangat kritis dan mengancam jiwa. Tetapi dokter Vietnam luar biasa, mereka telah menyelamatkan hidup kita,” kata dia.
Pasangan itu meninggalkan Việt Nam ke Inggris lebih awal pada 14 April dalam penerbangan yang diatur oleh Pemerintah Inggris secara eksklusif untuk warga negara Inggris.
Jumlah total orang yang terinfeksi virus korona hingga kini 265 kasus, termasuk 160 yang pulang dari luar negeri, (60,4 persen) dan 105 terinfeksi di masyarakat (39,6 persen).
Jumlah total orang yang datang ke Vietnam dari negara-negara yang terkena pandemi dan masuk karantina sebanyak 75.291 orang.
Dari jumlah tersebut, 713 dikarantina di rumah sakit, 15.564 di pusat karantina dan 59.014 di rumah masing-masing.