Muhammad Abdullah Azzam
30 April 2019•Update: 01 Mei 2019
Hanife Sevinç, Elif Küçük
ISTANBUL
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berpidato pada Pameran Industri Pertahanan Internasional (IDEF'19) yang ke-14 di Istanbul.
Dalam pidatonya Erdogan mengungkapkan bahwa negaranya tengah merealisasikan target-target dalam pertahanan langkah demi langkah, dari merancang hingga memproduksi peralatan militer.
"Turki selama ini tak mau menerima pemaksaan dalam bidang pertahanan, politik, diplomasi dan ekonomi, dan tak akan pernah,” ujar Erdogan.
Presiden Erdogan menyebut proyek F-35 akan hancur bila Turki dikeluarkan dari proyek tersebut.
Erdogan mengatakan Turki kini telah menjadi produsen pesawat tanpa awak baik bersenjata maupun yang tanpa senjata di dunia.
"Sekarang kami mengambil langkah untuk memproduksi pesawat tempur nasional kami sendiri,” lanjut Erdogan.
“Insya Allah selanjutnya Angkatan Udara kami akan dilengkapi pesawat tempur nasional kita sendiri,” tutur dia.
Erdogan menekankan tekad negaranya untuk membangun infrastruktur untuk memenuhi kebutuhan negaranya dan negara-negara sahabat.
"Sepanjang sejarah Turki telah menjadi negara yang setia pada semua hukum kesepakatan.”
"Contohnya, kami selalu menghubungi sekutu-sekutu kami di saat kami membutuhkan sistem pertahanan udara karena kami mendapatkan serangan-serangan di perbatasan," ujar dia.
Namun sangat disayangkan, sekutu kami sama sekali tak menjawab permintaan kami tersebut atau memberikan syarat yang memperburuk kondisi, tukas Erdogan.