ISTANBUL
Presiden Turki pada Rabu mendesak negara-negara Uni Eropa untuk mengambil “langkah konkret” untuk mengembangkan hubungan dengan Turki, calon anggota Uni Eropa, dan juga mengambil pendekatan strategis dalam menjalin hubungan dengan Turki.
“Turki telah menunjukkan sikap dan upaya berprinsip kami dalam mendukung dialog dan diplomasi dengan tujuan menerapkan agenda positif,” kata Erdogan pada konferensi pers bersama Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez, yang sedang melakukan kunjungan resmi ke Turki.
“Selanjutnya, Uni Eropa harus menjalin hubungannya dengan negara kita dari perspektif strategis, dan mengambil langkah-langkah konkret,” tutur dia.
Turki telah menjadi negara kandidat Uni Eropa sejak 1999, dan pembicaraan aksesinya dimulai pada 2005, tetapi dalam beberapa tahun terakhir pencalonan keanggotaannya telah dibekukan.
“Perhitungan [negatif] kecil dari beberapa negara anggota tidak boleh dibiarkan melemahkan hubungan Uni Eropa dan NATO-Uni Eropa,” tegas Erdogan.
Dia tidak menyebutkan negara anggota secara khusus, tetapi dalam beberapa tahun terakhir Turki menuduh Yunani dan pemerintah Siprus Yunani memblokir pencalonan Turki karena alasan politik.
Erdogan mengatakan upaya untuk memperbarui Serikat Pabean dan liberalisasi visa bagi warga negara Turki “harus dimulai sesegera mungkin.”
Terkait masalah migrasi ilegal, dia mengatakan Turki dan Spanyol memikul beban besar menjaga perbatasan Eropa, dan menegaskan kembali perlunya kebijakan untuk memastikan “pembagian beban yang adil.”
'Kemitraan yang komprehensif'
Turki dan Spanyol akan bekerja untuk meningkatkan hubungan bilateral menjadi kemitraan yang komprehensif, kata Erdogan.
Dia mengatakan mekanisme selanjutnya telah dibentuk untuk memantau implementasi keputusan dan kerangka kerja untuk langkah-langkah ke depan yang disusun selama pertemuan pada Rabu.
Mengenai hubungan ekonomi, dia mengatakan perdagangan bilateral antara Turki dan Spanyol dengan cepat pulih memasuki tingkat pra-pandemi.
Pernyataan terbaru dari bank BBVA Spanyol juga merupakan indikasi nyata dari kepercayaan di Turki, kata Erdogan, mengacu pada tawaran bank untuk membeli saham mayoritas di bank Turki Garanti BBVA.
- 'Turki adalah sekutu Uni Eropa'
Perdana menteri Spanyol mengatakan hubungan negaranya dengan Ankara berada pada tingkat yang “luar biasa” dan Madrid mendukung upaya Turki untuk bergabung ke dalam Uni Eropa.
“Kami ingin Turki menjadi bagian dari UE. Turki bukan hanya tetangga; itu adalah sekutu Uni Eropa,” kata Sanchez.
Berbicara tentang hubungan ekonomi, dia juga mengungkapkan peningkatan signifikan dalam perdagangan bilateral dan kedua negara akan meningkatkan hubungan di segala bidang.
Sebelumnya pada Rabu, Erdogan menyambut Sanchez dengan upacara resmi di kompleks kepresidenan di Ankara. Kemudian, mereka menghadiri KTT Antar-pemerintah Turki-Spanyol ke-tujuh.
Pertemuan pertama KTT tersebut diadakan di Istanbul pada 2009, dan pertemuan tingkat tinggi terakhir antara kedua negara diadakan di Madrid pada 2018.
Kedua negara secara tradisional memiliki hubungan baik, dan telah bekerja sama sebagai ketua bersama Aliansi Peradaban PBB.