Emin Avundukluoglu
23 November 2017•Update: 23 November 2017
Emin Avundukluoglu
ANKARA
Menteri Pertahanan Nasional Turki pada Rabu mengatakan bahwa pengiriman tahap pertama sistem pertahanan udara Rusia akan dilakukan pada 2019.
"Turki dan Rusia menandatangani kesepakatan jual-beli dua sistem pertahanan udara S-400, salah satunya opsional," ungkap Nurettin Canikli di hadapan Komite Perencanaan dan Anggaran Parlemen.
S-400 buatan Rusia adalah sistem rudal anti-pesawat jarak jauh tercanggih yang dapat memuat tiga jenis rudal yang mampu menghancurkan sasaran, termasuk rudal balistik dan rudal jelajah.
"Pengiriman tahap pertama sistem pertahanan udara S-400 diperkirakan akan terlaksana pada 2019," jelas Canikli.
Sistem ini dapat melacak dan menarget hingga 300 sasaran dalam satu waktu. S-400 memiliki ketinggian hingga 27 kilometer.