Jeyhun Aliyev
18 November 2021•Update: 19 November 2021
ANKARA
Pasukan keamanan Turki telah melumpuhkan lima teroris PKK di Irak utara, kata Kementerian Pertahanan Nasional, Kamis.
Teroris dilumpuhkan dalam serangan udara menggunakan kendaraan udara tak berawak (UAV) dalam operasi gabungan oleh Angkatan Bersenjata Turki dan Organisasi Intelijen Nasional (MIT) di wilayah Hakurk, kata kementerian, yang juga memposting rekaman operasi tersebut di Twitter.
Pertarungan kita melawan terorisme akan berlanjut secara efektif dan tegas, tambahnya.
Pihak berwenang Turki menggunakan kata "melumpuhkan" untuk menyiratkan teroris yang bersangkutan menyerah atau dibunuh atau ditangkap.
Kelompok teror PKK sering bersembunyi di Irak utara, tepat di seberang perbatasan selatan Turki, untuk merencanakan serangan teror di Turki.
Dalam lebih dari 35 tahun kampanye terornya melawan Turki, PKK – yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS, dan UE – telah bertanggung jawab atas kematian sedikitnya 40.000 orang, termasuk wanita, anak-anak, dan bayi.
Dalam beberapa tahun terakhir, Turki telah menjadi bintang baru di industri pertahanan dan penerbangan global.
Turki memiliki beberapa perusahaan dan merek seperti Baykar dan TAI, yang memproduksi UAV dengan menggunakan sebagian besar sumber daya lokal. Kontrak untuk penjualan drone telah ditandatangani dengan negara-negara termasuk anggota NATO Polandia.