Ahmet Gencturk
18 April 2022•Update: 19 April 2022
ANKARA
Turki telah meluncurkan operasi anti-teror lintas perbatasan baru terhadap tempat persembunyian kelompok teroris PKK di Irak utara, ungkap Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar pada Senin pagi.
Operasi Claw-Lock, di mana tim komando dan pasukan khusus mengambil bagian didukung oleh pesawat tak berawak (UAV), helikopter serang dan elemen artileri, secara khusus menargetkan daerah Metina, Zap dan Avasin-Basyan, kata Akar.
Akar mengatakan didaerah-daerah ini, tempat perlindungan, gudang amunisi, markas besar, lokasi berkumpul dan jaringan terowongan berhasil dihancurkan.
Sementara itu, Kementerian Pertahanan Nasional mencatat bahwa operasi itu diluncurkan setelah ditetapkan bahwa kelompok teroris berencana memulai serangan skala besar.
Operasi itu sejalan dengan prinsip pertahanan diri Piagam PBB, kata kementerian itu.
Wakil Presiden Fuat Oktay mengatakan di Twitter bahwa Turki tetap teguh untuk melanjutkan perjuangannya melawan kelompok teror dan sponsornya, baik di dalam maupun di luar perbatasannya.
Teroris PKK sering bersembunyi di Irak utara untuk merencanakan serangan lintas perbatasan di Turki.
Operasi Claw-Tiger dan Claw-Eagle dimulai di wilayah perbatasan Irak utara pada tahun 2020 untuk memastikan keselamatan rakyat dan perbatasan Turki.
Dalam lebih dari 35 tahun kampanye terornya melawan Turki, PKK – yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turkiye, AS dan Uni Eropa – telah bertanggung jawab atas kematian sedikitnya 40.000 orang, termasuk wanita, anak-anak dan bayi.