09 Juni 2019•Update: 10 Juni 2019
Burak Bir
ANKARA
Turki pada Minggu memperingati pembunuhan Duta Besar Turki untuk Vatikan Taha Carim.
"Kami memperingati dengan hormat martir kami Taha Carim, Duta Besar Republik Turki untuk Tahta Suci yang dibunuh oleh organisasi teroris Armenia JCAG di Roma pada 9.6.1977," kata Kementerian Luar Negeri Turki lewat Twitter.
Pada 9 Juni 1977, diplomat Turki Carim ditembak mati dengan senjata otomatis usai keluar dari mobil oleh organisasi yang menamakan dirinya"Justice Commandos of the Armenian Genocide" (JCAG).

Serangan itu hanya salah satu pembunuhan terhadap diplomat Turki dan anggota keluarganya di seluruh dunia oleh kelompok teror Armenia ASALA dan JCAG.
Didirikan pada 1975 di Beirut selama Perang Saudara Lebanon, ASALA menyalahkan JCAG atas ratusan aksi teror berdarah.
Guna memaksa pemerintah Turki "mengakui secara luas atas apa yang disebut sebagai genosida Armenia pada 1915, membayar ganti rugi, dan menyerahkan wilayah untuk 'tanah air Armenia'," ASALAmembunuh diplomat Turki dalam banyak serangan.
Serangan teroris Armenia ini meningkat 80 persen sejak 1980 hingga 1983, dari 580 naik menjadi 699 kasus serangan.
Serangan teroris ini berakhir pada tahun 1986, menurut penelitian Teror Armenia.