Volkan Kasik
MALATYA, Turki
Turki dengan tegas melanjutkan perjuangannya melawan terorisme sepanjang November, dengan menahan lebih dari 200 tersangka terkait Daesh.
Pasukan keamanan Turki melakukan operasi anti-Daesh di seluruh negeri, termasuk di kota-kota besar seperti Istanbul, Ankara, Adana, Osmaniye, Mersin, Samsun, Gaziantep dan Kilis.
Menurut informasi yang dihimpun Anadolu Agency, selama operasi periode November, pasukan keamanan menangkap 238 tersangka Daesh, termasuk anggota senior dari organisasi teroris tersebut.
Sementara itu, 71 tersangka dijebloskan ke tahanan oleh pengadilan dan beberapa di antaranya dideportasi ke negara asal mereka.
Sejak mengakui Daesh sebagai kelompok teror pada 2013, Turki telah berkali-kali diserang oleh kelompok itu dengan tujuh serangan bom, 10 bom bunuh diri dan empat serangan bersenjata yang menewaskan 315 orang dan melukai ratusan lainnya.
Sebagai tanggapan, Turki meluncurkan operasi militer dan polisi di dalam dan luar negeri.
Operasi November
Unit polisi anto-teror menangkap 58 warga negara asing yang diduga terkait dengan Daesh dalam operasi di Ibu Kota Ankara.
Tujuh tersangka ditangkap di Provinsi Osmaniye, termasuk seorang senior Daesh yang bertanggung jawab atas kamp pelatihan, yang melatih 2.000 teroris setiap tahun.
Setelah tewasnya pemimpin Daesh Abu Bakar al-Baghdadi pada Oktober, 11 tersangka ditangkap di Istanbul dengan tuduhan merencanakan serangan teroris selama upacara Hari Republik Turki.
Seorang tersangka Daesh yang ketahuan menerima pelatihan pembuatan bom melalui aplikasi pesan singkat Telegram yang dekat dengan organisasi teroris dikirim ke penjara.
Empat saudara asal Suriah ditahan di Adana karena diduga menjadi anggota Daesh.
Selain itu, 29 tersangka ditahan dalam operasi anti-teror terhadap Daesh di 11 provinsi.
Pasukan keamanan Turki juga menangkap empat teroris Daesh yang dicari oleh Interpol, termasuk warga Rusia, Maroko dan Kazak.
Empat kerabat mendiang pemimpin Daesh ditahan
Empat kerabat dekat al-Baghdadi ditahan di Provinsi Kirsehir.
Setelah diinterogasi di Direktorat Keamanan, 21 tersangka, termasuk dua anak-anak, dikirim ke pusat repatriasi.
Pasukan intelijen dan keamanan Turki di Provinsi Mersin menyita daftar rekrutmen dari kelompok teror Daesh yang memuat nama-nama anggota dan kebangsaan mereka.
Daftar itu memuat 3.846 nama dari 81 negara.
Seorang teroris YPG/PKK juga mengakui bahwa kelompok teroris YPG/PKK beraliansi dengan Daesh.
Dia mengatakan organisasi tersebut telah membuat kode emoji khusus di WhatsApp untuk komunikasi yang terenkripsi.
Menurut dia, Pemimpin YPG/PKK Murat Karayilan - dengan nama sandi 'Cemal' - menulis sepucuk surat yang memuji orang-orang yang memasok amunisi untuk berkolaborasi dengan milisi.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengumumkan penangkapan istri Baghdadi saat menghadiri sebuah upacara di Ankara pada 6 November.
Erdogan mengatakan Amerika Serikat telah mengubah pembunuhan Baghdadi menjadi sebuah kampanye, sedangkan Turki, yang telah menangkap saudara perempuan, istri dan saudara ipar pemimpin Daesh itu, menahan diri untuk tidak ikut melakukannya.
Sejak 2016, sekitar 13.700 tersangka ditahan sebagai bagian dari operasi anti-teror terhadap Daesh dan lebih dari 4.500 tersangka telah ditangkap.
Selain itu, sekitar 75.500 warga negara asing yang memiliki hubungan dengan Daesh dilarang memasuki Turki.
Dalam periode yang sama, pasukan keamanan Turki juga telah menetralisir 1.018 teroris Daesh.
Saat ini, sekitar 1.174 anggota Daesh dan 115 teroris Al-Qaeda mendekam di penjara Turki.
news_share_descriptionsubscription_contact

