Shenny Fierdha
05 November 2017•Update: 06 November 2017
JAKARTA
Sebanyak 50 pendongeng dari Indonesia dan mancanegara hadir dalam gelaran Festival Dongeng Internasional Indonesia (FDII) 2017 di Jakarta Pusat pada Minggu.
Di antaranya Ariyo Zidni (Jakarta), Rona Mentari (Yogyakarta), Craig Jenkins (Inggris), dan Tanya Batt (Selandia Baru). Mereka menghibur ribuan anak Indonesia usia sekolah dasar yang antusias mengunjungi acara bersama keluarga.
"Walau ada beberapa pendongeng asing, namun anak-anak tetap bisa menikmati pertunjukan karena kami juga menyediakan penerjemah," kata Koordinator FDII Kurniawati Yuli Pratiwi kepada Anadolu Agency pada Minggu.
Kurniawati mengatakan ini merupakan gelaran kelima FDII yang diselenggarakan 4-5 November. Bertemakan #CeritaAjaib agar anak Indonesia mempelajari makna keajaiban lewat dongeng sehingga imajinasi dan kreativitas mereka pun semakin terasah.
Bukan cuma dongeng, pengunjung acara pun dapat menyaksikan pertunjukan teater boneka oleh Papermoon Puppet Theater dari Yogyakarta dan musik ceria sambil menari oleh Happy Tunes.
Selain itu, komunitas pecinta dongeng juga turut hadir untuk lebih menguatkan kecintaan dan ketertarikan anak pada dongeng, antara lain Komunitas Bulu Berkaki (Jakarta), Komunitas Dongeng Kota Hujan (Bogor), Bengkimut (Bandung), Gerakan Mendongeng (Malang), dan seterusnya.
Demi menciptakan dunia dongeng sebenarnya, tujuh ruangan di Perpustakaan Nasional yang diberi nama unik seperti Ruang Penyihir, Raksasa, Liliput, Kurcaci, Ajaib, Serbuk Ajaib, dan Peri.
Mengingat ada pula anak dengan kebutuhan fisik khusus, acara yang digelar oleh Komunitas Ayo Dongeng Indonesia (AyoDI) ini juga mengadakan acara mendongeng khusus untuk anak penderita kanker dan anak tuna rungu sehingga semua anak bisa menikmati dongeng tanpa terkecuali.
"Khusus untuk anak tuna rungu, kita sediakan penerjemah bahasa isyarat," kata Pratiwi.
Pratiwi berharap bahwa acara ini meningkatkan kecintaan anak pada dongeng dan membaca, selain juga mengeratkan komunikasi berkualitas antara orangtua dan anak demi tumbuh kembangnya.