Muhammad Abdullah Azzam
02 Agustus 2019•Update: 02 Agustus 2019
Adham Kako
ANKARA
Jaringan Hak Asasi Manusia Suriah (SNHR) mengungkapkan sebanyak 589 orang ditahan oleh pihak-pihak yang bertikai di Suriah bulan lalu, sebagian besar oleh rezim Bashar al-Assad.
Dalam laporannya tentang para tahanan di Suriah, SNHR mengumumkan bahwa pada bulan Juli kemarin, setidaknya 589 orang, di antaranya 38 anak-anak dan 24 wanita ditahan di berbagai daerah di negara tersebut.
Laporan itu menyebut nasib 387 orang di antaranya kini masih belum diketahui.
Tentara rezim Assad dan pasukan teroris asing dukungan Iran bulan lalu menahan total 296 orang, termasuk 16 anak-anak dan 8 wanita.
Pada periode yang sama, organisasi teroris YPG/PKK menahan 227 orang, termasuk 18 anak-anak dan 14 wanita tanpa sebab.
Sementara pasukan oposisi dan kelompok bersenjata anti-rezim menahan 66 orang, di antaranya empat anak-anak dan dua perempuan.
SNHR juga menuturkan bahwa total sebanyak 3.049 orang ditahan di Suriah selama periode antara Januari hingga Juli tahun ini.
Menurut sumber oposisi, setidaknya 500 ribu orang ditahan di penjara-penjara rezim.
Dalam sebuah laporan yang dikeluarkan oleh SNHR pada 30 April lalu, rezim Assad menahan ratusan ribu orang dan membunuh 14.009 dengan penyiksaan sejak awal perang saudara di negara tersebut.