Muhammad Abdullah Azzam
09 Oktober 2018•Update: 09 Oktober 2018
Alaattin Doğru
DAKAR
Setidaknya 20 orang tewas dalam serangan terhadap warga sipil oleh sekelompok orang tak dikenal di daerah tambang Rubaya di timur Republik Demokratik Kongo.
Menurut laporan media setempat, sebuah kelompok menyerang warga sipil di kawasan pertambangan bijih coltan dengan parang dan senjata lainnya.
Lebih dari 20 orang tewas dan 14 lainnya mengalami luka-luka dalam serangan tersebut.
Ketua Komite Pemuda Wilayah Masisi, Augustis Munwanziza mengatakan dalam sebuah pernyataan kepada wartawan, sekelompok orang tak dikenal menyerang warga yang sedang pulang ke rumah.
“Semuanya panik, bahkan beberapa petugas keamanan di tempat kejadian pun tak dapat menghadang serangan yang terjadi secara tiba-tiba itu,” ujar Munwanziza.
Munwanziza mengatakan bahwa beberapa saat setelah para penyerang meninggalkan daerah tersebut, pasukan keamanan tambahan dari daerah lain tiba untuk mengamankan daerah tersebut.
Pihak berwenang mengklaim bahwa serangan itu dilakukan oleh anggota kelompok bersenjata Mai-Mai yang ingin menguasai sumber daya alam di wilayah tersebut.