Muhammed Furkan Gunes, Ekrem Payan, Nuran Erkul dan Sarp Ozer
18 Oktober 2017•Update: 18 Oktober 2017
Muhammed Furkan Gunes, Ekrem Payan, Nuran Erkul dan Sarp Ozer
SIRNAK/ANKARA
Tujuh pekerja tewas ketika sebuah tambang batu bara runtuh di Provinsi Sirnak, Turki pada Selasa, menurut pemerintah setempat.
Sebelumnya, regu penyelamat berusaha mengeluarkan seorang pekerja yang terperangkap di bawah reruntuhan, namun kemudian ditemukan tewas.
Dalam sebuah pernyataan, Gubernur Sirnak mengatakan masih terdapat seorang pekerja tambang dalam kondisi hidup dan mendapatkan perawatan intensif.
Pihak berwenang telah membuka penyelidikan untuk melihat apakah insiden itu dipicu oleh kurangnya keamanan tambang atau merupakan sebuah serangan teroris, jelas pernyataan itu.
Otoritas Manajemen Bencana dan Darurat serta tim medis masih meninjau area sekitar kejadian.
Menurut Kementerian Energi dan Sumber Daya Alam Turki, tambang itu tidak memiliki izin operasi sejak 2013.
"Mereka bekerja secara tidak sah," kata mereka.
Kementerian Pekerjaan dan Jaminan Sosial juga akan meluncurkan penyelidikan terpisah dan akan menunjukkan temuan mereka kepada publik.