Atila Altuntas
18 April 2022•Update: 19 April 2022
STOCKHOLM, Swedia
Tiga orang terluka pada Minggu di kota Norrkoping, Swedia timur, menyusul protes menentang pembakaran Al-Qur'an.
Pada Kamis, Rasmus Paludan, pemimpin partai sayap kanan Stram Kurs (Garis Keras), membakar kitab suci Al-Qur’an di Linkoping selatan.
Paludan juga mengancam akan membakar salinan Al-Qur'an selama demonstrasi.
Setelah provokasi, protes terus berlanjut di beberapa bagian negara itu, harian Swedia Expressen melaporkan.
Dalam sebuah pernyataan, departemen kepolisian Norrkoping mengklaim petugas melepaskan tembakan ke udara untuk menghentikan para demonstran yang menyerang polisi.
Korban luka terkena peluru yang memantul dan sekarang dirawat di rumah sakit.
Kerusuhan pecah di kota Malmo, Norrkoping dan Jönköping serta di ibu kota Stockholm, menyebabkan 125 kendaraan polisi rusak dan 34 petugas terluka, sementara 13 orang ditahan.