Muhammad Abdullah Azzam
09 Februari 2018•Update: 09 Februari 2018
Narges Rezai, Ahmet Dursun
ISTANBUL
Kepala Pusat Penelitian Strategis Kepresidenan Iran, Hesameddin Ashna mengatakan pada Kamis, 31 persen rakyat Iran tak percaya bahwa kondisi negara akan membaik.
Menurut Kantor Berita Mahasiswa Iran ISNA, Ashna membagikan secara terbuka hasil angket terkait aksi demonstrasi yang mengguncang negaranya pada bulan lalu.
"[Hasilnya] 31 persen warga Iran telah kehilangan kepercayaan mereka bahwa kondisi negara akan membaik," ungkap Ashna.
Hasil survei juga menunjukkan aksi demonstrasi itu terkait dengan masalah ekonomi dan intinya adalah permasalahan politik dan sosial. Hal ini terlihat dari analisa slogan-slogan yang dilontarkan selama demonstrasi tersebut.
Dia menambahkan sekitar 80 persen dari tuntutan rakyat Iran berkaitan dengan masalah ekonomi.
"Jika rakyat berpikir bahwa krisis ekonomi itu tak terselesaikan, maka dampak masalah tersebut akan segera berubah menjadi ancaman terhadap keberlangsungan negara," tambah Ashna.