Muhammad Abdullah Azzam
17 Oktober 2019•Update: 18 Oktober 2019
Ömer Koparan, Adham Kako, Selen Temizer
TAL ABYAD/RAS AL-AYN, Suriah
Setidaknya 64 prajurit Tentara Nasional Suriah (SNA) gugur dan 187 lainnya terluka dalam operasi anti-teror Turki di Suriah utara sejak diluncurkan pekan lalu.
SNA yang merupakan sekutu tentara Turki terus berjuang dengan mengorbankan nyawanya untuk melawan teroris YPG/PKK pada hari ke-9 operasi.
Setidaknya 18 tentara SNA tewas dalam berbagai bentrokan dengan para teroris Rabu kemarin di daerah perdesaan Tall Abyad dan Ras Al-Ayn.
Sementara 51 tentara lainnya terluka masih belum diketahui kondisi terakhir tentang mereka.
Pasukan SNA sejak awal operasi sudah mengalahkan 135 teroris YPG/PKK.
Sejauh ini, operasi ini telah membersihkan dua pusat distrik, sebuah kota dan puluhan desa dari cengkeraman teroris YPG / PKK.
Turki memandang kelompok teroris PKK dan cabangnya, YPG/PYD, sebagai ancaman terbesar bagi masa depan Suriah, yang membahayakan integritas teritorial dan struktur kesatuan negara.
Dalam lebih dari 30 tahun kampanye terornya melawan Turki, PKK - yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, Amerika Serikat, dan Uni Eropa - bertanggung jawab atas kematian sekitar 40.000 orang, termasuk perempuan dan anak-anak.