Michael Gabriel Hernandez
23 Juli 2022•Update: 25 Juli 2022
WASHINGTON
Amerika Serikat (AS) pada Jumat menyambut baik kesepakatan yang baru saja ditandatangani untuk memastikan produk biji-bijian Ukraina yang sebelumnya terperangkap di pelabuhan Laut Hitam dapat mencapai pasar dunia.
Otoritas AS menyebutnya sebagai "langkah positif" untuk mengatasi kelaparan global.
Juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS John Kirby berterima kasih kepada Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres atas "upaya diplomatik berkelanjutan mereka untuk mencapai kesepakatan ini, yang dapat mengatasi beberapa dampak jangka panjang" dari perang Rusia.
"Kami pikir penting untuk dicatat meski keberhasilan, tentu saja, akan bergantung pada kepatuhan Rusia dengan kesepakatan ini dan benar-benar menerapkan komitmennya, dan tentu saja, mengakhiri blokade pelabuhan Ukraina" untuk memastikan barang Ukraina dapat mencapai pasar dunia," kata Kirby.
“Kami sepenuhnya mengharapkan implementasi perjanjian hari ini dimulai dengan cepat untuk mencegah orang-orang yang paling rentan di dunia agar tidak terjerumus dalam kerawanan pangan dan kekurangan gizi, serta kelaparan ekstrem. Sekali lagi, setan ada dalam perinciannya di sini. Kami bersyukur perjanjian ini tercapai, bisa ditutup hari ini," imbuh dia.
Berdasarkan kesepakatan itu, pusat koordinasi akan dibentuk untuk melakukan inspeksi bersama di pintu masuk dan keluar pelabuhan, dan memastikan keamanan rute perjalanan.
Dipuji secara internasional atas peran mediatornya, Turki berkoordinasi dengan Moskow dan Kyiv untuk membuka koridor dari kota pelabuhan Ukraina Odesa untuk melanjutkan pengiriman biji-bijian global yang telah lama terhenti karena perang Rusia di Ukraina, yang sekarang memasuki bulan kelima.