Muhammad Abdullah Azzam
09 Juli 2019•Update: 09 Juli 2019
Safvan Allahverdi
WASHINGTON
Pemerintah Amerika Serikat (AS) menyetujui penjualan senjata ke Taiwan senilai USD2,2 miliar.
Badan Kerja Sama Keamanan Pertahanan (DSCA) dari Departemen Pertahanan AS Pentagon memberitahu Kongres bahwa Departemen Luar Negeri AS telah menyetujui perihal penjualan senjata tersebut.
Menurut pemberitahuan tersebut Taiwan akan membeli 108 unit tank M1A2T Abrams dan 250 unit rudal Stinger seharga USD2,2 miliar dari AS.
Selain itu disebutkan bahwa paket penjualan itu sudah termasuk sejumlah besar senjata otomatis, amunisi, kendaraan tempur lapis baja Hercules, pengangkut kendaraan berat dan peralatan pendukung lainnya.
Penjualan senjata ke Taiwan ini akan meningkatkan kemampuan pertahanan negara tersebut.
Selain itu, pemberitahuan menyebut penjualan itu tidak akan mengubah keseimbangan militer dasar di wilayah tersebut.
Meski secara resmi tidak mengakui kedaulatan negara tersebut, AS sudah lama menjadi pemasok senjata utama Taiwan yang mana diakui China sebagai bagian dari wilayahnya.
Juru Bicara Presiden Taiwan Chang Tun-han mengungkapkan mengenai pernyataan tertulis terkait penjualan senjata itu, negaranya akan mempercepat pembelian senjata dan "membangun hubungan yang lebih dekat" dengan AS dalam militer.