Rhany Chairunissa Rufinaldo
08 Mei 2020•Update: 08 Mei 2020
ANKARA
Pembatasan terkait pencegahan wabah Covid-19 di Australia akan dikurangi dalam tiga fase dari Mei hingga Juli.
Perdana Menteri Scott Morrison mengumumkan rencana itu setelah kabinetnya menyetujui peta jalan tiga langkah yang katanya akan diluncurkan pada Juli, lansir stasiun berita ABC News, Jumat.
Keputusan itu diambil saat jumlah kasus keseluruhan Australia mencapai 6.896, termasuk 97 kematian dan 6.035 pemulihan.
Pada fase pertama, restoran, kafe dan pusat perbelanjaan akan dibuka kembali, bersama dengan perpustakaan, pusat komunitas dan taman bermain.
Warga Australia juga akan diperbolehkan melakukan perjalanan lokal dan regional.
Masyarakat akan diizinkan menerima lima pengunjung di rumah, sementara maksimum 10 orang diizinkan berkumpul di tempat-tempat bisnis dan umum.
Upacara pernikahan juga akan diizinkan, dengan maksimal 13 orang, sementara 20 pelayat boleh menghadiri layanan pemakaman dalam ruangan dan 30 pelayat untuk luar ruangan.
Pusat kebugaran, bioskop, galeri, salon kecantikan dan taman hiburan akan dibuka kembali pada fase dua, yang kemungkinan akan dimulai pada 15 Juni, menurut ABC News.
Pertemuan yang dihadiri 20 orang akan diizinkan di rumah, tempat bisnis dan tempat-tempat umum, bersama dengan beberapa perjalanan antar negara.
Pada tahap akhir, pertemuan yang dihadiri 100 orang akan diizinkan, sementara klub malam, food court dan sauna akan dibuka kembali.
Morrison mengatakan kehidupan normal akan semakin dekat begitu negara memasuki fase ketiga.
Namun, perjalanan internasional tidak termasuk dalam rencana tiga tahap, karena perdana menteri mengatakan hal itu belum dipertimbangkan.
"Saya tidak bisa melihat itu terjadi dalam waktu dekat," kata Morrison, seperti ABC News.
Segera setelah pengumuman perdana menteri, beberapa negara bagian termasuk Queensland, Australia Selatan dan Tasmania mengumumkan mereka akan mengurangi sejumlah batasan tertentu.