Muhammad Abdullah Azzam
24 Oktober 2020•Update: 25 Oktober 2020
Havva Kara Aydin
BAKU
Azerbaijan menembak jatuh lima kendaraan udara tanpa awak (UAV) Armenia, ungkap kementerian pertahanan negara itu pada Jumat.
Dua UAV Armenia dihancurkan oleh unit-unit pertahanan udara dan dua lainnya "dijatuhkan dengan peralatan khusus," kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan pada Jumat.
UAV kelima yang mencoba terbang ke arah wilayah Aghjabedi" dijatuhkan pada malam.
Pasukan Azerbaijan telah menembak jatuh tujuh drone Armenia sejak Selasa.
Kemenangan di medan perang
Operasi militer berlanjut dengan intensitas yang berbeda-beda sepanjang Kamis kemarin dan memanas pada malam hari, kata kementerian itu dalam pernyataan lain.
"Serangan hebat dilakukan terhadap militer Armenia di Fuzuli, Jabrayil, dan Gubadli, beberapa benteng musuh telah dihancurkan, wilayah penting dan dataran tinggi juga telah dibebaskan," sebut pernyataan itu.
"Sumber utama dan infrastruktur militer musuh di sepanjang garis depan rusak parah," lanjut mereka.
Menurut otoritas Azerbaijan, unit-unit militer Armenia sekarang kehabisan perlengkapan militer, senjata, amunisi, dan bahkan makanan.
"Karena kurangnya jumlah tentara reguler untuk mempertahankan posisi pertempuran, warga sipil dipaksa untuk menggantikan para tentara," sebut pernyataan itu.
Prajurit yang dibawa dari wilayah Tavush dan Sisian di Armenia ke Nagorno-Karabakh menolak untuk terlibat dalam pertempuran dan meninggalkan posisi mereka.