Rıskı Ramadhan
11 April 2018•Update: 11 April 2018
Nour Mahd Ali Abu Aisha, Hacer Baser
GAZA
Mesir pada Rabu dilaporkan akan membuka gerbang perbatasan Rafah, yang merupakan satu-satunya pintu yang menghubungkan Gaza yang berada di bawah blokade Israel, ke dunia luar selama tiga hari mulai Kamis.
Keputusan pembukaan sementara gerbang perbatasan Rafah itu diumumkan oleh Kedutaan Besar Palestina di Kairo.
“Pihak berwenang Mesir memutuskan untuk membuka dua jalur gerbang perbatasan Rafah selama tiga hari mulai besok," tulis pernyataan Kedutaan Besar Palestina di Kairo.
Israel mengendalikan enam dari tujuh gerbang perbatasan yang digunakan untuk aktivitas keluar masuk Gaza, sementara satu lainnya, gerbang perbatasan Rafah berada di bawah kendali Mesir.
Israel menutup empat gerbang perbatasan komersial dari enam gerbang perbatasan yang berada di bawah kendalinya setelah Hamas berhasil memenangkan pemilu pada Juni 2007. Dua gerbang perbatasan lainnya, Erez, digunakan untuk aktivitas keluar masuk pemegang paspor asing, pasien, dan pengusaha ke Tepi Barat, sementara gerbang perbatasan Karm Abu Salem digunakan untuk keluar masuk beberapa produk komersial.
Gerbang perbatasan Karm Abu Salem dan Erez kerap ditutup dengan berbagai sebab.
Sementara itu, Pemerintah Mesir hampir sepenuhnya menutup gerbang perbatasan Rafah ditutup setelah kudeta militer pada tahun 2013.