Muhammad Abdullah Azzam
11 September 2018•Update: 12 September 2018
Hacer Başer
ANBAR
Satu orang tewas dan tiga lainnya terluka dalam serangan bom bunuh diri yang menargetkan rumah sakit di distrik Hadisa, provinsi Anbar, Irak.
Pejabat militer Irak, Kolonel Walid Dulaimi, pada Senin mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa seorang anggota organisasi teroris Daesh meledakkan bom yang dikenakannya di depan pintu Rumah Sakit Hadisa pada saat warga sipil tengah berlalu-lalang di tempat tersebut.
Selain merenggut korban jiwa dan korban luka, ledakan tersebut juga merusak rumah sakit.
Pejabat Kabupaten Hadisa, Khalid Sulaiman mengungkapkan bahwa polisi mengumumkan larangan ke luar rumah kepada warga setelah serangan itu.
Sulaiman mengatakan bahwa larangan tersebut berlaku hingga waktu yang tidak tentu. Dikhawatirkan organisasi Daesh akan melakukan serangan berikutnya.
Desember lalu, pemerintah di Baghdad telah mendeklarasikan kehadiran Daesh di Irak telah ditumpas melalui operasi yang didukung oleh aliansi internasional pimpinan AS. Namun, dari waktu ke waktu, pejabat Irak mengumumkan operasi melawan "sel-sel" Daesh yang masih bertahan di beberapa bagian di Irak.