Rhany Chairunissa Rufinaldo
08 Agustus 2019•Update: 09 Agustus 2019
Michael Hernandez
WASHINGTON
Departemen Luar Negeri AS pada Rabu menyetujui rencana penjualan helikopter militer senilai USD800 juta (sekitar Rp11,3 triliun) ke Korea Selatan.
Penjualan 12 helikopter multi-misi MH-60R dan peralatan pendukung masih harus ditinjau oleh kongres sebelum diresmikan.
Badan Kerjasama dan Keamanan Pertahanan Pentagon mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa helikopter itu akan digunakan untuk meningkatkan kemampuan perang anti-permukaan dan anti-kapal selam Angkatan Laut Korea Selatan serta untuk operasi pencarian dan penyelamatan.
"Republik Korea akan menggunakan kapabilitas yang ditingkatkan sebagai pencegah terhadap ancaman regional dan untuk memperkuat pertahanan tanah airnya," kata Pentagon.
Pengumuman itu disampaikan beberapa jam setelah Trump pada Rabu pagi mengatakan bahwa Seoul setuju untuk membayar lebih banyak uang kepada AS.
"Korea Selatan dan saya telah membuat kesepakatan di mana mereka membayar lebih banyak uang. Dan hubungan itu sangat bagus," kata Trump.