Servet Günerigök
05 Januari 2024•Update: 10 Januari 2024
WASHINGTON
Dewan Keamanan PBB pada Kamis mengutuk keras dua serangan bom di Iran yang menewaskan sedikitnya 84 orang.
“Para anggota Dewan Keamanan mengutuk keras serangan teroris pengecut di kota Kerman,” kata sebuah pernyataan yang menyebut pemboman itu sebagai “tindakan terorisme tercela.”
DK PBB menyampaikan simpati dan belasungkawa yang terdalam kepada para keluarga korban dan pemerintah Iran serta mendoakan kesembuhan total bagi mereka yang terluka.
“Para anggota Dewan Keamanan menegaskan kembali bahwa terorisme dalam segala bentuk dan manifestasinya merupakan salah satu ancaman paling serius terhadap perdamaian dan keamanan internasional,” ujar dewan itu.
Anggota Dewan juga menuntut pertanggungjawaban para pelaku dan menegaskan kembali bahwa segala tindakan terorisme adalah tindakan kriminal dan tidak dapat dibenarkan.
Dua ledakan dahsyat menghantam sekitar pemakaman tempat mantan komandan militer Jenderal Qassem Soleimani dimakamkan di kota Kerman pada Rabu.
Ribuan orang berkumpul untuk memperingati empat tahun kematian mantan kepala Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam, yang tewas dalam serangan drone AS di Bagdad pada 2020.
Sebelumnya, otoritas setempat menyebutkan jumlah korban tewas sebanyak 103 orang, yang kemudian direvisi oleh para ahli forensik menjadi 84 orang, termasuk 284 orang mengalami luka-luka.
Kelompok teror Daesh/ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.