Rhany Chairunissa Rufinaldo
11 Maret 2019•Update: 12 Maret 2019
Sena Guler
ANKARA
Presiden Recep Tayyip Erdogan pada Minggu mengatakan Turki akan membersihkan perbatasan selatannya dari teroris, dimulai dari Manbij, Suriah.
Berbicara pada kampanye di distrik Iskenderun, provinsi Hatay, Erdogan mengatakan bahwa Turki akan memberi pelajaran kepada teroris di seluruh perbatasan selatan.
Dia mengingatkan kembali tentang kesuksesan Operasi Ranting Zaitun di Afrin, Suriah, dan mengatakan negaranya tidak akan membiarkan koridor teror terhadap dirinya di Suriah utara.
"... kita akan membangun zona aman di mana saudara-saudara Suriah kita dapat pulang dengan damai," tambah Erdogan.
Sejak 2016, operasi Perisai Eufrat dan Ranting Zaitun Turki di Suriah barat laut telah membebaskan wilayah tersebut dari teroris YPG/PKK dan Daesh, termasuk wilayah Al-Bab, Afrin dan Azaz, memungkinkan warga Suriah yang melarikan diri dari kekerasan di sana untuk pulang ke rumah.
Menyusul keberhasilan dua operasi itu, Turki berjanji untuk melakukan operasi kontra-teroris terhadap kelompok teroris YPG/PKK di Manbij dan di timur Eufrat, Suriah.
Dalam lebih dari 30 tahun kampanye terornya melawan Turki, PKK - yang diakui sebagai kelompok teroris oleh Turki, AS dan Uni Eropa - bertanggung jawab atas kematian sekitar 40.000 orang, termasuk wanita dan anak-anak. YPG/PYD adalah cabang Suriah kelompok itu.