Maria Elisa Hospita
31 Januari 2018•Update: 31 Januari 2018
Ebru Sengul
ANKARA
Komisi Eropa (EC) meminta sembilan negara anggota untuk menangani permasalahan kualitas udara di masing-masing negaranya, kata Komisioner Lingkungan Uni Eropa Karmenu Vella, Selasa.
Setelah pertemuan menteri mengenai kualitas udara, pada Selasa, di Brussel, Vella mengatakan bahwa setiap tahunnya, angka jumlah harapan hidup penduduk terus menurun karena polusi udara.
Sembilan negara anggota, yaitu Republik Ceko, Jerman, Spanyol, Prancis, Italia, Hungaria, Rumania, Slovakia, dan Inggris telah menyalahi prosedur karena melampaui batas polusi udara yang telah disepakati sebelumnya.
"Kami telah mengetahui hal ini selama beberapa dekade, dan selama itu pula nilai batas kualitas udara telah ditetapkan," ujar Vella.
Dia menambahkan bahwa setiap tahunnya sebanyak 400.000 jiwa meninggal di usia muda karena "kegagalan penyelesaian masalah", sementara banyak orang lainnya terserang penyakit terkait kualitas udara.
Para menteri yang hadir dalam pertemuan tersebut didesak untuk mengambil tindakan sesegera mungkin, sekaligus mempertimbangkan konsekuensi hukum dari kelambananannya.
EC mengkonfirmasi bahwa kualitas udara yang buruk telah menghabiskan biaya lebih dari EUR20 miliar per tahunnya, karena meningkatnya biaya pengobatan dan menurunnya produktivitas pekerja.