Muhammad Abdullah Azzam
19 November 2019•Update: 20 November 2019
Gülşen Topçu
SANA’A
Kelompok Houthi di Yaman mengumumkan pihaknya menahan tiga kapal di Laut Merah, salah satu di antaranya adalah kapal milik Arab Saudi.
Kementerian Dalam Negeri Pemerintah Houthi, yang tidak diakui oleh internasional, mengatakan bahwa pasukan penjaga pantai mereka telah menahan tiga kapal di lepas pantai sejauh 3 mil dari Pulau Ukban, Yaman.
Pihak Houthi menyebut alasan penahanan tiga kapal itu karena telah melanggar wilayah perairan mereka.
Pernyataan itu mengatakan di antara kapal-kapal yang ditahan terdapat kapal bernama "Rabigh 3" milik Arab Saudi.
Kapal-kapal tersebut telah ditarik ke pelabuhan Salif di provinsi Al Hudaydah. Kelompok Houthi juga telah menghubungi pihak terkait untuk menyelesaikan masalah tersebut.
Menteri Luar Negeri Yaman Mohammad al-Hadrami menuduh Houthi, yang didukung Iran, membajak kapal Korea Selatan dan dua kapal yang menyertainya di Laut Merah, bagian barat Yaman.
Muhammed Ali al-Houthi, salah satu pemimpin Houthi, mengumumkan via akun Twitter-nya bahwa mereka telah menahan sebuah kapal di Laut Merah karena mengira kapal tersebut milik pasukan koalisi Arab Saudi.
Pemimpin Houthi itu mengatakan pihaknya telah mengabarkan pemerintah Korea Selatan bahwa mereka akan melepaskan kapal tersebut, jika awak kapal itu dikonfirmasi sebagai warga Korea Selatan.