Dwi Nur Arry Andhika Muchtar
17 Maret 2018•Update: 18 Maret 2018
Ahmet Dursun
VIENNA, Austria
Kesepakatan antara Iran dan P5+1 -- yang ditandatangani pada pertengahan 2015 -- tidak dapat direnegosiasikan, seorang pejabat Iran menegaskan pada Jumat.
Kantor berita IRNA mengutip Deputi Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi yang mengatakan bahwa usulan AS untuk melakukan tinjauan kembali kesepakatan nuklir tersebut tidak memiliki efek pada pengimplementasiannya.
"Mustahil bagi kami untuk melakukan pembicaraan atau negosiasi mengenai hal-hal tambahan dalam kesepakatan tersebut," ujar Araghchi.
Kesepakatan tersebut ditandatangani pada 14 Juli 2015 oleh Teheran dan negara-negara P5+1, yang terdiri dari negara-negara anggota permanen Dewan Keamanan PBB ditambah Jerman.
Persetujuan tersebut mengizinkan Iran untuk melanjutkan pengembangan nuklir -- untuk kepentingan masyarakat sipil -- dan sanksi ekonomi Iran dicabut.
Presiden AS Donald Trump, berulang kali mengancam akan menarik diri dari kesepakatan disebabkan keberatan negara-negara Uni Eropa.