Eshat Fırat
23 November 2017•Update: 23 November 2017
Eshat Fırat
JERUSALEM
Petugas kota Jerusalem, Israel, menghancurkan tiga rumah Palestina di daerah Jerusalem Timur dengan alasan "tidak memiliki izin”.
Menurut informasi yang diperoleh dari saksi mata, dengan perlindungan banyak personel polisi petugas datang ke daerah perumahan warga Isawiyah, Shuafat, dan Bait Hanina di Yerusalem Timur.
Petugas menghancurkan satu rumah yang sudah dihuni dan dua rumah dalam kondisi konstruksi milik warga Palestina dengan buldoser.
Pemerintah Israel mengancam akan menghancurkan ribuan pemukiman milik warga Palestina di Jerusalem Timur yang dituding “tidak memiliki izin".
Namun warga membantah pernyataan Israel terkait “tidak memiliki izin” tersebut.
Alasannya, warga selama ini mendapatkan perlakuan yang tidak adil dari pihak Israel yang tidak mau memberikan izin.
Warga Palestina mengungkapkan kebijakan Israel tersebut merupakan bagian dari politik yahudisasi, dan tidak memiliki dasar hukum.
Organisasi HAM lokal dan internasional mengatakan bahwa Israel berusaha mengurangi jumlah pemukiman warga Palestina dengan tidak memberikan izin bangunan di Jerusalem Timur.
Menurut Pusat Penelitian dan Dokumentasi Abdullah Al Hourani yang berafiliasi dengan Organisasi Pembebasan Palestina, pemerintah Israel telah menghancurkan 488 rumah pada tahun lalu dan 535 fasilitas umum.