Rhany Chairunissa Rufinaldo
23 Maret 2021•Update: 24 Maret 2021
Abdel-Raouf Arnavut
YERUSALEM
Warga Israel berpartisipasi memberikan suara mereka dalam pemilihan anggota parlemen (Knesset) pada Selasa.
Ini adalah keempat kalinya pemilihan dalam diadakan dua tahun karena kebuntuan politik di negara itu terus berlanjut.
Banyak analis mengatakan bahwa pemungutan suara kelima semakin dekat karena tidak ada satu partai pun yang bisa mengamankan mayoritas sederhana dalam pemilihan ini.
Tempat pemungutan suara (TPS) akan ditutup pukul 10 malam waktu setempat.
Komite Pemilihan Pusat Israel memperkirakan lebih dari 6,5 juta warga Israel akan memberikan suaranya dalam pemilihan ini.
Komite menyediakan 13.685 kotak suara yang tersebar di seluruh penjuru negeri.
Warga yang terinfeksi Covid-19 diizinkan untuk memilih di lokasi khusus dari dalam mobil.
Menurut survei publik yang diterbitkan dalam beberapa pekan terakhir, dari 39 kandidat yang mencalonkan diri, kemungkinan hanya 14 yang akan terpilih.
Hasil survei menunjukkan bahwa partai sayap kanan Likud akan menduduki puncak daftar pemenang, tetapi pemimpin partai, Benjamin Netanyahu, diperkirakan akan menghadapi kesulitan dalam membentuk pemerintah yang memiliki kepercayaan 61 suara di Knesset Israel yang memiliki 120 kursi.
Hasil resmi akan muncul pada Rabu, meskipun saluran televisi diperkirakan akan mengumumkan hasil tidak resmi segera setelah pemungutan suara ditutup.
Polisi Israel mengumumkan dalam sebuah pernyataan bahwa 20.000 personel akan dikerahkan untuk berjaga di semua TPS.