Muhammad Abdullah Azzam
09 September 2018•Update: 10 September 2018
Fatih Hafız Mehmet
ANKARA
Pemimpin Partai Gerakan Nasionalis Turki (MHP) Devlet Bahceli mengatakan pada Sabtu, Bashar al-Assad seharusnya tak lagi memimpin Suriah di masa yang akan datang.
Dalam serangkaian cuitan di Twitter, Bahceli mengungkapkan rakyat Suriah seharusnya tidak mengizinkan Assad mengambil bagian pada masa depan Suriah.
Dia juga mengimbau repatriasi warga Suriah yang tinggal di Turki.
"Pemulangan orang-orang Suriah di negara kami harus dilakukan dengan cara terencana dan mendesak," kata Bahceli.
Dia mengatakan gelombang migrasi baru akan "menggelapkan" masa depan rakyat Turki.
"Assad dan [Presiden Rusia] Putin harus menghentikan bombardir di Idlib yang melanggar kesepakatan gencatan senjata," tambah Bahceli.
Rezim Assad baru-baru ini mengumumkan rencana untuk meluncurkan serangan militer besar-besaran di barat laut provinsi Idlib, yang dikendalikan berbagai kelompok oposisi bersenjata.
Pesawat tempur Rusia pada hari Selasa menggempur target sipil dan oposisi di Idlib.
Terletak di dekat perbatasan Turki, Idlib adalah rumah bagi lebih dari 3 juta warga Suriah, banyak di antara mereka melarikan diri dari kota-kota lain setelah serangan oleh pasukan rezim.
Pada hari Selasa, kepala kemanusiaan PBB Mark Lowcock memperingatkan bahwa serangan semacam itu akan mengarah pada "bencana kemanusiaan terburuk di abad ke-21".