Rıskı Ramadhan
03 April 2018•Update: 04 April 2018
Sayed Khodaberdi Sadat
KABUL
Jumlah korban tewas dalam serangan udara yang diluncurkan Angkatan Udara Afghanistan di provinsi Kunduz di utara Afghanistan pada Senin, dilaporkan telah mencapai 100 orang.
Kepala Distrik Dasht-e-Archi, Nasrudddin Sadi menyampaikan, 100 orang termasuk sejumlah warga sipil tewas, sementara 50 lainnya luka-luka akibat bombardir dari pesawat angkatan udara ke sebuah madrasah di distrik tersebut.
Jumlah korban tewas dikhawatirkan akan terus bertambah, kata Sadi.
Dia menjelaskan, serangan tersebut terjadi saat pelaksanaan acara wisuda di madrasah.
Sadi menambahkan, acara itu juga dihadiri oleh sejumlah petinggi Taliban. Sejumlah nama-nama penting Taliban juga termasuk dalam korban tewas.
Seorang saksi mata kejadian, Haji Nabi, mengatakan bahwa sekitar 50 warga sipil tewas dalam serangan yang terjadi pada acara wisuda yang dihadiri oleh 500 orang itu.
Sebelumnya, Juru Bicara Kepolisian Kunduz Enamuddin Rahmani menyatakan serangan terjadi saat pemimpin-pemimpin Taliban melakukan pertemuan di madrasah. Rahmani menyatakan bahwa 25 militan tewas dalam serangan tersebut.