Iqbal Musyaffa
02 Maret 2020•Update: 03 Maret 2020
JAKARTA
Badan Pusat Statistik (BPS) mengatakan kunjungan wisatawan asal China ke Indonesia pada Januari 2020 masih tumbuh 1,46 persen dibandingkan bulan Januari 2019.
Berdasarkan data BPS, jumlah turis China yang datang ke Indonesia pada Januari sebesar 181.281 kunjungan. Sementara pada Januari 2019 sebanyak 178.665 kunjungan.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Yunita Risanti mengatakan jumlah turis China pada Januari 2020 juga meningkat 17,58 persen dari jumlah turis China pada Desember 2019 yang sebanyak 154.175 kunjungan.
Yunita mengatakan secara keseluruhan jumlah turis asing yang datang ke Indonesia pada Januari 2020 sebanyak 1.272.083 turis, tumbuh 5,85 persen dari Januari 2019, namun turun 7,62 persen dari Desember 2019.
“Kenaikan jumlah turis secara tahunan ini lebih rendah dibandingkan Januari 2019 terhadap Januari 2018 yang sebesar 9,5 persen karena ada wabah virus korona di akhir Januari,” jelas dia dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.
Kenaikan jumlah turis mancanegara secara tahunan pada Januari tersebut karena ada libur imlek pada tanggal 25 Januari, namun juga terjadi penyebaran wabah virus korona yang membuat pertumbuhannya tertahan.
“Dampak virus korona terlihat pada data minggu terakhir Januari dengan adanya penurunan turis asal China, Singapura, dan Malaysia karena pengaruh korona, walaupun secara total jumlah turis masih naik,” urai Yunita.
Lebih lanjut, dia mengataka komposisi lima besar asal turis terbanyak tidak berbeda dengan bulan-bulan sebelumnya.
Pada posisi pertama ditempati turis asal Malaysia sebanyak 206.532 kunjungan.
Namun, Yunita mengatakan jumlah tersebut berkurang 10,6 persen dari Januari 2019 yang sebesar 231.021 kunjungan dan juga turun 13,87 persen dari Desember 2019 yang sebanyak 239.783 kunjungan.
Kemudian turis asal China berada di posisi kedua sebanyak 181.281 kunjungan.
Selanjutnya, turis asal Singapura berada di posisi ketiga dengan jumlah kunjungan 138.625 kunjungan.
Jumlah turis tersebut tumbuh 8,14 persen dari Januari 2019 yang sebanyak 128.187 kunjungan.
Namun, jumlah turis tersebut berkurang 33,12 persen dari jumlah 207.263 pada Desember 2019.
Kemudian kunjungan turis asal Australia pada Januari 2020 sebanyak 117.258 kunjungan, meningkat 12,26 persen dari Januari 2019 yang sebesar 104.456 kunjungan. Namun, bila dibandingkan dengan Desember 2019 jumlahnya turun 6,66 persen dari 125.624 kunjungan.
Sementara kunjungan turis asal Timor Leste sebesar 110.407 kunjungan pada Januari 2020, tumbuh 0,83 persen dari Januari 2019 yang sebesar 109.500 dan juga tumbuh 3,53 persen dari Desember 2019 yang sebesar 106.643 kunjungan.