Muhammad Abdullah Azzam
23 Desember 2019•Update: 24 Desember 2019
Eşref Musa, Burak Karacaoğlu
IDLIB
Gelombang pengungsi baru, sedikitnya 25 ribu warga sipil yang menyelamatkan diri dari pemboman di Idlib, Suriah, berbondong-bondong mendatangi daerah dekat perbatasan Turki selama dua hari terakhir.
Para migran melarikan diri ke tempat-tempat aman akibat serangan pasukan rezim Suriah Bashar al-Assad dan Rusia di Zona De-eskalasi Idlib.
Selama dua hari terhakhir gelombang baru yang terdiri dari 25 ribu warga sipil berimigrasi ke garis perbatasan Suriah-Turki.
Direktur Koordinasi Penanganan Suriah, Muhammad Hallaj, mengungkapkan kepada Anadolu Agency, jumlah migran yang telah meninggalkan rumah mereka secara keseluruhan belum diketahui pasti.
Namun Hallaj menuturkan pihaknya sudah mendeteksi setidaknya 25 ribu warga meninggalkan kampung halamannya selama dua hari terakhir.
Para pengungsi pailing banyak datang dari permukiman di selatan Idlib, dan khususnya distrik Marratinnuman.
Para keluarga yang menyelamatkan diri ke tempat aman kini sangat membutuhkan bantuan seperti tempat tinggal, tenda, selimut dan tempat tidur.
Jumlah desa yang dirampas oleh pasukan rezim dengan serangan darat di Idlib mencapai 15 desa.