Muhammad Abdullah Azzam
27 Maret 2019•Update: 29 Maret 2019
Muhammed Bilal Kenasari
WASHINGTON
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo mengungkapkan dirinya tak terkejut dengan tanggapan berbagai negara, terutama Turki terhadap pengakuan kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan secara resmi oleh Presiden Donald Trump.
Pompeo menjawab pertanyaan wartawan dalam konferensi pers di Departemen Luar Negeri AS.
"Bagaimana tanggapan Anda tentang reaksi Turki, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Kanada yang menentang keputusan terkait Dataran Tinggi Golan?”
Pompeo menjawab, "Saya sedih, tapi saya tidak terkejut."
"Saya ingat ketika kami memutuskan untuk memindahkan kedutaan kami ke Yerusalem,” kata Pompeo.
“Kami mengambil fakta dari setiap topik di lapangan dan kami berharap bahwa negara lain akan memahami pentingnya keadaan ini dengan bergabung bersama kami,” lanjut Pompeo.
Pompeo mengungkapkan bahwa pihaknya akan melakukan pertemuan dengan segelintir negara yang disebutkan itu.
Di sisi lain, seorang wartawan bertanya kepada Pompeo, “Apakah negara-negara kuat dapat memperoleh tanah yang mereka inginkan meski bertentangan dengan hukum internasional?"
Pompeo pun menjawab, "Sama sekali tidak, tapi ini kasusnya sangat berbeda. Israel melakukan pembelaan."
Pernyataan Trump tentang Dataran Tinggi Golan terus mendapatkan reaksi penentangan dari masyarakat internasional.
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Uni Eropa (UE), Turki, Inggris, Rusia, Kanada, Liga Arab dan negara-negara lainnya serta lembaga internasional tak mengakui keputusan sepihak oleh pemerintah AS soal Dataran Tinggi Golan.