Inci Gundag
09 Januari 2018•Update: 10 Januari 2018
Inci Gundag
ANKARA
Menteri Pendidikan Inggris Justine Greening memilih mundur pada Senin dan tidak menerima posisi baru setelah Perdana Menteri Theresa May melakukan reshuffle kabinet.
Greening menolak dipindahkan ke Kementerian Kesejahteraan Sosial dan Pensiun.
Dalam surat pengunduran dirinya, Greening mengatakan akan melanjutkan pekerjaannya memberdayakan anak-anak muda, walaupun tidak dalam susunan pemerintahan.
"Merasa terhormat bisa bekerja untuk pemerintah sejak 2010. Mobilitas sosial lebih penting bagi saya & negara dibandingkan karir saya. Saya akan tetap melakukan apa yang saya bisa untuk negara yang bisa memberikan kesempatan yang adil bagi anak muda & akan terus bekerja sebagai anggota parlemen untuk Putney," cuit Greening di laman Twitternya.
Damian Hinds akan menggantikannya sebagai Menteri Pendidikan.
Sementara itu, reshuffle yang dijuluki perombakan besar oleh pakar politik, Menteri Imigrasi Brandon Lewis diangkat menjadi ketua dewan Partai Konservatif, menggantikan Patrick McLoughlin. James Cleverly dijadikan wakil ketua dewan partai, dibawah Lewis.
Menteri Kebudayaan Karen Bradley menggantikan James Brokenshire sebagai Menteri Irlandia Utara.
Posisi Menteri Kesehatan Jeremy Hunt diubah menjadi Menteri Kesehatan dan Perawatan Sosial.
Sajid Javid, yang sebelumnya menduduki posisi Menteri Komunitas dan Pemerintahan Lokal, menjadi Menteri Perumahan, Komunitas dan Pemerintahan Lokal.
Selain itu, tiga menteri - Chris Skidmore, Andrew Jones dan Marcus Jones - mengundurkan diri.