Rıskı Ramadhan
19 Juni 2018•Update: 20 Juni 2018
Yesim Sert Karaaslan
ANKARA
Tentara Turki melumpuhkan 36 teroris dalam operasi anti-teror di Turki dan Irak utara, menurut keterangan militer pada Selasa pagi.
Otoritas Turki menggunakan kata "melumpuhkan" dalam untuk mengindikasi bahwa teroris yang bersangkutan menyerah, tewas atau ditangkap.
Staf Umum Turki dalam sebuah pernyataan mengatakan, 26 teroris dilumpuhkan dalam serangan udara pada Minggu dan Senin.
Serangan udara menargetkan teroris di wilayah Avasin-Basyan di Irak utara, daerah Silopi di provinsi Sirnak dan daerah Hani di provinsi Diyarbakir di Turki, tambah pernyataan itu.
Tempat perlindungan dan senjata para teroris juga dihancurkan dalam operasi, kata pernyataan tersebut.
Serangan udara terhadap kelompok teroris PKK di utara Irak telah dilakukan secara teratur sejak Juli 2015, ketika teroris PKK melanjutkan kampanye bersenjatanya.
Dalam pernyataan lain, Staf Umum Turki mengatakan bahwa 10 teroris PKK lainnya juga dilumpuhkan di Qandil, Irak utara - markas besar teroris PKK - pada 10 Juni.
Presiden Recep Tayyip Erdogan pada Senin lalu mengumumkan bahwa Turki telah meluncurkan operasi anti-teror di daerah Qandil dan Sinjar di Irak utara
PKK terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki serta AS dan Uni Eropa. Dalam kampanye terornya melawan Turki, yang telah berlangsung selama lebih dari tiga dekade, PKK bertanggung jawab atas kematian lebih dari 40.000 orang, termasuk wanita dan anak-anak.