Rhany Chairunissa Rufinaldo
14 Mei 2019•Update: 14 Mei 2019
Ekip
KHARTOUM
Dewan Transisi Militer (MTC) Sudan mengatakan telah mencapai kesepakatan dengan oposisi, aliansi Kebebasan dan Perubahan, tentang struktur pemerintahan dan otoritas transisi.
Juru bicara MTC Shams al-Din al-Kabbashi membuat pernyataan setelah pertemuan dengan para pemimpin oposisi, Senin.
Al-Kabbashi mengatakan bahwa kedua belah pihak telah sepakat tentang struktur pemerintahan selama periode transisi.
Pertemuan tambahan, menurut dia, akan diadakan Selasa untuk membahas durasi periode transisi.
Pada 11 April, militer Sudan mengumumkan penggulingan Presiden Omar al-Bashir, yang telah memerintah Sudan sejak 1989.
Sejak itu, MTC menjalankan urusan negara, yang akan berlangsung selama periode transisi dua tahun, di mana pemilihan presiden akan diadakan setelahnya.
Namun oposisi, yang dipimpin oleh aliansi Kebebasan dan Perubahan, terus menuntut agar MTC menyerahkan kekuasaan kepada otoritas sipil sedini mungkin.
Sementara itu, pemimpin aliansi Kebebasan dan Perubahan Taha Osman Ishaq membenarkan bahwa pertemuan tersebut telah menghasilkan terobosan yang signifikan.
"Kami sepakat dengan MTC tentang struktur dan kekuatan tiga cabang pemerintahan," kata Ishaq.